Pembukaan Pesantren Ekologi Ramadhan 1447H/2026 Bersama Tikomdik dan SMAN 1 Rancaekek

Pembukaan Pesantren Ekologi Ramadhan 1447H/2026 Bersama Tikomdik dan SMAN 1 Rancaekek
 
Pada Selasa (24/2/2026), Pesantren Ekologi Ramadhan 1447H secara resmi dibuka di SMAN 1 Rancaekek, Kabupaten Bandung, dalam kerja sama dengan Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Program inovatif ini merupakan bagian dari inisiatif Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk mengintegrasikan nilai keimanan dan kelestarian lingkungan dalam pendidikan karakter.
 
Tujuan dan Makna Program
 
Pesantren Ekologi Ramadhan bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga bumi sebagai rumah bersama dan amanah yang harus dirawat, mengingat Jawa Barat menghadapi tantangan seperti masalah sampah, pencemaran sungai, dan ancaman ketahanan pangan. Program ini juga selaras dengan visi pendidikan karakter Pancawaluya Jawa Barat, yang ingin mencetak generasi yang cage ur (jujur), bage ur (adil), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (sopan).
 
Pendekatan Pembelajaran Kegiatan ini menggunakan metode Panca Niti, meliputi:
 
Niti Harti, Menumbuhkan kepedulian dari hati terhadap lingkungan.
Niti Surti, Membangun kepekaan terhadap alam sekitar.
Niti Bukti, Mengajak untuk melakukan aksi nyata dalam menjaga lingkungan.
Niti Bakti, Menanamkan konsistensi dalam merawat alam.
Niti Sajati, Membentuk jati diri yang peduli pada keberlanjutan.
  
Tikomdik berperan dalam mendukung integrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pembelajaran, serta memastikan penyebaran informasi dan dokumentasi program berjalan efektif.

SMAN 1 Rancaekek sebagai tuan rumah menyediakan sarana dan prasarana, serta menggerakkan siswa dan guru untuk berpartisipasi aktif. 

Harapan untuk masa depan , Melalui program ini, diharapkan siswa tidak hanya meningkatkan pemahaman agama selama Ramadhan, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap krisis ekologi global dan mampu menerapkan praktik ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
 

Comments